Showing posts with label my life. Show all posts
Showing posts with label my life. Show all posts
Tuesday, November 24, 2015 0 komentar

Bintang Dibalik Lampu Kota

Ketika bintang tetap memilih setia untuk hadir di setiap malam. Menjelma dibalik lampu kota. Dihiraukan atau tidak, dia tetap hadir.


XXI Cafe - TP 5

Thanks to you :)
Who send me this pict.
0 komentar

You In A Photograph


My KakaoTalk account

Thank you for taking the sun for me.
Thank you for the opportunity that You give, God.
Thanks to you :)

We keep this love in a photograph
We made these memories for ourselves
Saturday, October 10, 2015 2 komentar

Roll Back

malam minggu, terjebak di kos, ngga pulang ke gresik, karena besok minggu tetep masuk kerja, atas kemauanku sendiri kok, hehe.

tidur-tiduran. leyeh-leyeh sambil dengerin prambors. berusaha membunuh waktu tanpa menyakiti. tiba-tiba tangan ini bergerak ke grup WA keluarga, lihat-lihat isi media.

kaget karena disitu ada foto salah satu dinding kos ku. it was so private. hanya orang-orang yang pernah masuk kamar kos ku yang tahu bahwa aku sebegitu kurang kerjaan bikin hal itu.

berusaha mengingat alasan kenapa aku mengirim foto itu di grup keluarga. mau gamau aku scroll percakapan kami sampai hampir awal tahun, lebih tepatnya bulan kedua.

baca per lahan dan ketawa ketiwi sendiri. ngga nyangka bisa blak-blakan sama keluarga soal kondisi hubunganku kala itu. karena ngga biasanya aku kayak gitu. hahaa apalagi baca chat dari saudara yang mengulang komentar dari ponakanku yang kedua, 'kacian deh lu'. sial :)))))

hahaha semakin ketawa ketiwi ketika mereka yang ada di grup berusaha menenangkan dan menghiburku, justru gaya bahasaku semakin kaku. kelihatan banget lagi serius, berusaha tegar. santai dong mbak sist :p mungkin sekarang aku bisa bilang begitu.

lucu aja, ngelihat diri sendiri di kala semrawut karena urusan hati. hahaha ..
Friday, September 18, 2015 0 komentar

Think Harder!

seringkali tidak bisa dimengerti
hanya perlu sekejap saja untuk berubah
mengusir seluruh rasa kantuk yang melanda
melenyapkan rasa lelah yang menghinggap

hanya beberapa kata
namun dahsyat sekali dampaknya
atau terlalu lemah untuk menerima itu semua ?
Wednesday, July 8, 2015 0 komentar

Let's Say Alhamdulillah

ketika anda ingin mengkritik orang lain, maka anda harus siap terlebih dahulu dikritik. ketika anda bertanya-tanya apa hak anda, maka anda harus tahu terlebih dahulu kewajiban anda. ketika anda membandingkan diri anda dengan orang lain yang anda nilai lebih beruntung, maka anda harus bandingkan diri anda terlebih dahulu dengan orang lain yang tidak seberuntung anda.


ketika anda semakin sering memandang ke atas, semakin jarang pula anda memandang ke bawah. ketika hasil perbandingan diri anda dengan orang lain itu timpang di mata anda, dan menunjukan anda kalah atau tidak mendapat keadilan, maka suara terbanyak adalah mengeluh. mempertanyakan mengapa anda tidak mendapatkan hal seperti yang anda bayangkan. anda mulai mengeluh, mengeluh, dan mengeluh. berbicara ke semua orang bahwa anda tidak mendapat keadilan. membuat status di semua jejaring sosial yang anda miliki. berharap manusia pemberi keadilan kepada anda itu membaca dan mengerti perasaan anda. namun anda lupa, bahwa anda tidak berteman di jejaring sosial dengan manusia pemberi keadilan kepada anda itu. lalu apa yang anda harapkan dengan membuat status itu? namun anda juga lupa, pemberi keadilan itu juga manusia seperti anda. menuntut keadilan juga, meski berbeda konteks dengan keadilan versi anda. mereka juga manusia yang punya perasaan, yang juga menuntut pengertian dari anda. namun anda pun lupa, bahwa keadilan datangnya dari Tuhan pencipta alam semesta yang turun melalui tangan manusia.
Tuesday, June 30, 2015 0 komentar

Berdoa

ketika saya mulai berdoa tentang sesuatu yang ingin saya miliki. disitu saya mulai belajar ikhlas. ikhlas menerima ketentuan Allah.


di benak saya hanya ada "saya sudah berusaha, tinggal menunggu ketentuan Allah saja. apakah hal yang saya usahakan itu, pantas untuk saya miliki? selagi menunggu ketentuan Allah, saya harus optimis saya akan mendapatkannya"

selama menunggu ketentuan Allah itu, subhanallah .. banyak sekali kebahagiaan yang saya rasa. mulai kebahagian yang sederhana sekali, namun membuat hati ini berbunga-bunga saking bahagianya. hingga kebahagiaan sederhana yang luar biasa, yakni ketenangan batin.

iya, satu hal yang selalu saya minta ketika berdoa adalah agar saya memiliki ketenangan batin. karena ketika batin saya tenang, saya pasti bisa bersabar akan ketentuan Allah di dunia ini. dan menurut saya hal itu tidak ada duanya. 

saya berusaha untuk mendapatkan apa yang ingin saya miliki, meski kadang terlihat mustahil, namun saya percaya bahwa tidak ada hal yang tidak bisa Allah lakukan. dan karena saya memiliki harapan, maka saya akan hidup. dimana harapan itu hanya digantungkan kepada Allah semata.
Sunday, June 21, 2015 0 komentar

Prayer

A few days ago, I experienced a thing .. umm I don't know .. I'm confused to categorize it. Because that incident .. I think funny, weird but touching.

One afternoon, there were pharmacy employee's children who come into my room. My room isn't only my own. But belong to HRD, IT and Chief of Nursing. But at that time, there was only me in the room and Pak Huda from the logistic section. After a while he was playing in my room, like sing a song that play on my computer, talking about his brother and etc., it was time for him to leave to go home. In fact he didn't want to go home, but his mother had called him. He was forced to go home .. but what happens ..

5-year-old boy suddenly hugged me from behind. Yes, he can did it because I was facing the computer and he passed the way which is in the behind of my chair. Shocked? Of course! And I kept silent, smiled and bit turn my face to him. And soon he release his arms and said,
"Ya sudah aku pulang dulu"
I replied,
"Oke, besok-besok main lagi ya"
He was walking toward his mother and received his mother outstretched hand. They were holding hands. At the door of the room that was open, he withholds his mother's hand. He shouted,
"Mbak Miya!"
I spontaneously answered,
"Iya? Ada apa?"
With a smile he said,
"Aku doain Mbak Miya .. semoga cepat dapat suami"
Spontaneously, me, Pak Huda, and Mbak Dini (his mother) answered,
"Aamiin"
And we smiled meaningfully.

I don't know why he could pray like that?
I did look really wanted to get married? Haha kidding.
When I remember about that, I was so smiling.
Feeling happy? I think yes.
Who is not happy when people pray for good things to you?
Saturday, June 20, 2015 0 komentar

Ikatan (?)

ada teman kerja bertanya pada saya,
miy, kenapa kamu ngga pacaran lagi?

dan saya pun menjawab,
karena saya ngga ingin memiliki ikatan apapun dengan laki-laki kecuali pernikahan.
bila ada laki-laki yang ingin memiliki ikatan itu dengan saya, cukuplah dia datang kepada orang tua saya untuk meminta saya.
dan untuk saat ini memang belum ada, namun yang memiliki rencana itu mungkin ada. 
entahlah. tapi ya apalah arti rencana manusia? saya ngga ingin bergantung pada manusia.
sehingga saya memutuskan untuk ngga mengikat orang lain dan juga ngga mengingat diri saya sendiri.
ngga ingin memberatkan pihak manapun, dirinya maupun diri saya.
karena bisa saja nanti, entah kapan, kita menemukan seseorang yang lebih baik.
maka ngga ada halangan apapun untuk melangkah menujunya.
karena saya ngga ingin orang lain atau sekali pun saya terhalang oleh ikatan itu.

dan teman kerja saya menimpali,
bagus miya, jangan sampai pacaran membuatmu subyektif.
memandang hanya pacarmulah yang terbaik.
perhaps you hate a thing and it is good for you,
and perhaps you love a thing and it is bad for you.
 
;