Saturday, June 20, 2015 0 komentar

Ikatan (?)

ada teman kerja bertanya pada saya,
miy, kenapa kamu ngga pacaran lagi?

dan saya pun menjawab,
karena saya ngga ingin memiliki ikatan apapun dengan laki-laki kecuali pernikahan.
bila ada laki-laki yang ingin memiliki ikatan itu dengan saya, cukuplah dia datang kepada orang tua saya untuk meminta saya.
dan untuk saat ini memang belum ada, namun yang memiliki rencana itu mungkin ada. 
entahlah. tapi ya apalah arti rencana manusia? saya ngga ingin bergantung pada manusia.
sehingga saya memutuskan untuk ngga mengikat orang lain dan juga ngga mengingat diri saya sendiri.
ngga ingin memberatkan pihak manapun, dirinya maupun diri saya.
karena bisa saja nanti, entah kapan, kita menemukan seseorang yang lebih baik.
maka ngga ada halangan apapun untuk melangkah menujunya.
karena saya ngga ingin orang lain atau sekali pun saya terhalang oleh ikatan itu.

dan teman kerja saya menimpali,
bagus miya, jangan sampai pacaran membuatmu subyektif.
memandang hanya pacarmulah yang terbaik.
perhaps you hate a thing and it is good for you,
and perhaps you love a thing and it is bad for you.
Sunday, June 14, 2015 0 komentar

Ice Cream on June

hari minggu kerja?
ikhlas saja ~(˘▾˘)~

demi prof, dokter, bidan, perawat dan sponsor .. apa sih yang engga?
haha oke, saya akui itu alay sekali ┌("˘o˘)┐

karena seminar ilmiah selesai lebih awal dari jadwal, baiklah tidak ada salahnya agak berlama sedikit di ruang kerja. mengerjakan sesuatu yang tidak butuh tingkat konsentrasi tinggi. oh yeah, waktunya mengurus social media rumah sakit, khususnya Instagram.

sangat saya akui, saya ngga punya akun Instagram.
tapi sulit dipercaya, saya belajar demi tuntutan kerja (‾⌣‾"٥)

setelah berkutat beberapa jam ..
someone opened the door. he brought the ice cream in his hand.
yayy!! so kind you are, Mr. HRD


once again, Terima Kasih, HRD (˘ڡ˘)

Thursday, June 4, 2015 0 komentar

Terima Kasih, HRD

ya gini ini ulah HRD ヾ( ゚∀゚)ノ゙
ngerti aja kalo pegawainya lagi se-te-res


Monday, May 25, 2015 0 komentar

Perjuangan (?)

ketika anda memperjuangkan seseorang, apakah sebenarnya ada juga berharap ingin diperjuangkan olehnya?
bila kata berharap kurang sesuai karena tidak ingin dianggap pamrih, maka sejujurnya apakah anda ingin juga diperjuangkan olehnya seperti anda memperjuangkan dia?
dan kemudian anda menyakini hukum timbal balik di dunia
anda yakin bahwa sudah sepantasnya dia juga memperjuangkan anda
lalu bagaimana jika anda tidak mendapatkan timbal balik itu
jika dia tidak memperjuangankan anda seperti anda memperjuangkan dia?
marahkan anda?
atau anda berhenti memperjuangkannya?
dan kemudian anda berkata "kau ini tidak menghargai perjuanganku"

pertanyaan selanjutnya adalah ..
apakah dia menyuruhmu untuk memperjuangkannya?
ternyata tidak
namun anda sendirilah yang berinisiatif
entah inisiatif darimana
anda pun juga terkadang tidak mampu menjawabnya

lalu pantaskan anda berujar seperti itu?
menuntut dia menghargai perjuangan anda
padahal dia tidak meminta anda memperjuangkannya
bukankah anda sendiri yang berkata bahwa perjuangan itu tidaklah pamrih?

It doesn't matter guys!!
Whatever people don't notice the good that you do
The matters is that Allah notices it
 
;