Friday, May 1, 2015 0 komentar

Kartini Day

Dunia medis pun ikut memperingati Kartini Day

Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk.
Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang.

21 April dikenal sebagai Hari Kartini. Yap kami memperingatinya sebagai penghormatan atas wujud perjuangan kaum perempuan dan simbol persamaan gender. Cara memperingatinya pun beragam. Seperti kami, kaum wanita, menggunakan kebaya di hari itu. Yaa seperti beliau, Kartini.

Jaman ketika aku masih sekolah pun selalu memperingatinya. Saat itu proses belajar mengajar diliburkan *yaayy* dan sebagai gantinya sekolah mengadakan berbagai kegiatan dan lomba. Namun ketika aku kuliah, tidak seperti itu. Tidak ada acara seperti semasa sekolah. Dan ternyata peringatan Kartini Day kembali ku rasa ketika bekerja.

Pihak manajemen rumah sakit tempat ku bekerja sampai mengeluarkan memo internal. Artinya ya sudah paten tuh keputusan yang ada di dalam memo internal itu. Isinya adalah .. (kurang lebih)

Dalam memperingati Hari Kartini maka seluruh pegawai baik medis maupun non medis diharuskan menggunakan kebaya saat bekerja pada tanggal 21 April 2015.

Gempar deh jadinya. Belum kebayang saat itu bagaimana wujudku di tanggal 21 April, karena kebanyakan cara kerjaku mobile, mondar-mandir. Sepertinya bakal kerepotan‎​ (⌣_ ⌣!!) 

***

21 April 2015 - Pagi itu terasa berbeda. Cantik-cantik deh pegawai RSIA Kendangsari Merr (•‾ε‾•) namun tidak begitu denganku. Baru saja aku membuka pintu lantai dua melalui tangga darurat (pegawai memang lewat sini), sudah disapa dan ditanya Pak Huda terkait how to setting AC in Nurse Station 139. Ngga lama ada orang yang kaget melihat penampilanku, "Dek Miyaaaaa!!!' aku pun menoleh dan hanya berujar "Aku bawa bajunya kok di tas hehe"  

Haha jelas saya orang itu kaget, lah tubuh ku masih dibalut jaket himpunan mahasiswa jurusan dan celana jeans biru, kacamata di atas kepala dan tentunya ransel yang masih berada di balik punggungku. Dan aku pun segera disuruh berganti baju karena akan ada pemotretan. Dih kayak gue siapa aja (¬˛¬”)

Whoilllaaaa ..

IT feat. Sekretaris RSIA Kendangsari Merr

Pemotretan itu ibarat candu, minta difoto teruusss ..


IT feat. Perawat RSIA Kendangsari Merr

IT feat. Customer Service RSIA Kendangsari Merr

Dan akibat dari ruangan yang sepi, maka jadilaaahhh ..





- Kartini tidak hanya diingat akan kebayanya. Namun perjuangannya .. 
0 komentar

Kembali

ada beberapa keputusan telah diambil.
tidak. tidak beberapa. namun banyak.
dimana setiap keputusan akan membawa akibat.
akibat mengharuskan suatu tindakan untuk dilakukan.
suatu? mungkin beberapa. atau banyak.

kembali ..
kembali menjadi aku yang tidak hanya gila bekerja.
memang setelah 5 bulan bekerja aku merasa berubah.
seolah tidak punya dunia lain selain dunia kerja.
bosan? tentu saja.
bisa saja aku keluar jalan-jalan dengan teman-temanku?
namun tubuh lebih memilih istirahat.
adapun aku berencana jalan bersama teman-temanku.
namun apa daya bila ada urusan kerja yang mendesak.
harus ku selesaikan di waktu itu juga.
dan akhirnya batal juga rencana itu.

mengapa rasa bosan itu bisa hadir?
apakah aku tidak bahagia dengan pekerjaanku kini?
bukankah bila bahagia aku tidak akan merasa bosan?
aahh bodoh sekali bila aku merasa tidak bahagia dengan pekerjaanku.
di luar sana banyak sarjana sedang berjuang mencari pekerjaan.
dan aku sudah memilikinya.
harusnya bahagiakan?

lingkungan kerjaku pun menyenangkan.
mereka baik, peduli dan aku pun merasakan kasih sayang seperti dalam keluarga.
jadi seharusnya aku semakin bahagia bukan?

lalu mengapa bisa muncul rasa bosan?
manusiawikah?

setelah blogwalking, akhirnya menemukan hal berikut ..

Menurut Sayyid Muhammad Nuh, Jenuh atau futur ialah suatu penyakit hati (rohani) yang efek minimalnya timbulnya rasa malas, lamban dan sikap santai dalam melakukan sesuatu amaliyah yang sebelumnya pernah dilakukan dengan penuh semangat dan menggebu-gebu serta efek maksimalnya terputus sama sekali dari kegiatan amaliyah tersebut.
 Sayyid Muhammad Nuh, Penyebab Gagalnya Dakwah, (Jakarta: Gema Insani Press, 1993), cet.5, hlm. 15

jenuh dan bosan memiliki arti yang kurang lebih sama.
dan rasa itu pastilah memiliki penyebab.
bagaimana hal itu bisa muncul?

setelah blogwalking (lagi) dan menyocokan dengan kondisi diri, akhirnya ..
kemungkinan besar penyebabnya adalah keletihan.
keletihan fisik maupun mental.
umm .. bisa jadi!
karena akhir-akhir ini aku sering pulang melebihi jam seharusnya.
ya karena kerjaan tiada kata selesai.

yaa bukan maksud menyalahkan kerjaan yang tiada kata selesai itu.
justru diri inilah yang salah.
memaksakan fisik dan psikis.

dan setelah mengetahui penyebabnya, saatnya mencari solusi.
sekian kali blogwalking dan ada pihak yang memberikan beberapa link yang patut dibaca.
aku pun menemukan solusinya.

do what you wanna do and do what you (really) like and love

kembali ..
YES I'M BACK!!!

- and I think this is the perfect time to clean out anything that is not supposed be here ヾ(´^ω^)ノ♪
Saturday, April 11, 2015 0 komentar

Kebahagiaan Dalam Bekerja

kebahagiaan yang tak pernah ku duga adalah ketika salah satu keluarga pasien mengingatku, memanggilku suster, ingat akan kerjaku yang dahulu masih bertanggungjawab atas foto bayi yang baru lahir di muka bumi, termasuk bayi keluarga mereka.

berbulan-bulan yang lalu .. tapi mereka masih mengingatku.

dan kini keluarga lain dari mereka, memiliki anggota baru lagi. namun kini bukan tugasku untuk merekam ekspresi bayi yang begitu mendamaikan itu.

dan sesungguhnya aku pun masih mengingat kebaikan keluarga pasien ini, yaa meski sudah berbulan-bulan yang lalu, yang namanya kebaikan akan tetap abadi dalam ingatan.

kebahagiaan seperti ini belum pernah ku bayangkan, belum pernah ku pikirkan, meski kini aku bukanlah tenaga medis, tapi aku mencintai dunia medis dan beruntunglah aku yang hidup di dunia IT dalam lingkup dunia medis.

ALHAMDULILLAH YA ALLAH
Friday, April 10, 2015 0 komentar

The Things That I Got - The Maze Runner

Dari judulnya bisa diartikan menjadi Pelari Labirin. Umm berlari-lari di labirin? hehe bisa jadi!!


What the things that I got?

Tidak hanya butuh kekuatan fisik, tapi juga kecerdasan otak dan hati. Namanya juga hidup, segala aspek harus seimbang untuk menopang kehidupan yang tidak menentu. Jadi, fisik - otak - hati butuh kolaborasi yang indah untuk menghasilkan kehidupan yang damai.

"We get out now or we die trying" adalah kata-kata Thomas yang kece banget. Efeknya ke diriku adalah kata-kata itu terus terngiang dan setelah nonton film itu, selain rasa penasaran muncul gimana kelanjutan filmnya, rasa optimis dan semangat timbul di dalam diri. Yap! Kata-kata Thomas hanya terdiri 8 kata tetapi .. maknanya luar biasa. Seperti yang kita tahu, perubahan akan terjadi bila kita menghendakinya dengan cara bertindak. Tanpa ada aksi maka tidak akan ada reaksi. Gagal? Tentu saja ada peluang untuk itu, tapi setidaknya kita sudah berusaha untuk mencoba menggapai keberhasilan.

Segala hal yang terjadi pasti memiliki alasan untuk membaikan diri kita. Entah seperti orang lain yang mengatur, atau memang atas Kuasa Allah secara langsung. Dan ingatlah, setiap orang berperilaku di dunia ini pasti sudah atas seiizin Allah, termasuk perilaku orang lain terhadap kita. Artinya segala yang terjadi terhadap hidup kita, maka Allah pasti tahu dan pasti hal itu membaikan kita.

Rasa optimis yang selalu dijaga. Gampang-gampang susah untuk mempertahankan rasa optimis. Kalo lagi semangat-semangatnya nih, bisa aja kita optimis terus. Tapi bagaimana bila rasa optimis perlahan tergerus dengan rasa takut akan kegagalan? Manusiawi! Kita memang ditakdirkan seperti itu. Tinggal kitanya saja, iya kan?

"Sometimes you don't look very hard for things you don't believe will or can happen.” 
- James Dashner, The Maze Runner
 
;