Showing posts with label mario teguh. Show all posts
Showing posts with label mario teguh. Show all posts
Saturday, January 21, 2012 0 komentar

Hoping Without Doing

Sahabat saya yang digelisahkan oleh jarak yang besar antara tingginya impian dan biasa-nya kenyataan dari kehidupannya hari ini, dengarlah ini ...

Hanya berharap, tidak menjadikan kita pantas bagi keberhasilan

Karena tanpa kita sadari, kita sering hanya 'hoping without doing', ... hanya berharap tanpa bertindak.

Ingatlah, bahwa hanya 'membutuhkan' tidak menjadikan kita otomatis menerima yang kita butuhkan.

Kita harus bekerja dalam garis yang menjadikan kita sampai pada kemampuan untuk memenuhi kebutuhan kita.

Hampir semua orang yang mengeluh, biasanya orang yang kurang bertindak, atau yang kurang tepat tindakannya.

Maka, semakin besar kebutuhan kita, harus semakin segera kita bekerja dalam kesungguhan yang besar.

Orang yang sibuk bekerja, tidak sempat mengeluh.

-- Mario Teguh
0 komentar

Hidupmu Ini Penting

Sahabatku yang baik hatinya,

Keikhlasan untuk menjauhkan dirimu dari kesia-siaan, akan mendekatkanmu kepada kedamaian hati, kemudahan rezeki, dan kebebasan untuk hidup dalam impianmu.

Maka pilihkanlah hanya yang baik bagi hatimu, yang baik untuk kau pikirkan, dan yang baik untuk kau lakukan.

Ketegasanmu untuk menghindari kesia-siaan adalah kekuatan yang memasukkanmu kedalam kehidupan yang baik.

Utamakanlah yang berguna, hindari yang sia-sia.

Hidupmu ini penting

-- Mario Teguh
Sunday, January 8, 2012 0 komentar

Quote For Today - 35

Adikku,
DALAM GELAPNYA MASALAHMU,
Tetaplah setia kepada yang benar, tetaplah berharap kepada Tuhan,
dan janganlah pernah lupa bahwa Tuhan tak akan melupakan kesetiaanmu kepada-Nya.

TETAPLAH MENJADI JIWA YANG BAIK.

Mudah-mudahan Tuhan segera memasukkanmu ke tempat masuk yang benar,
atau mengeluarkanmu dari jalan keluar yang benar,
dan mendatangkan dari sisi-Nya sebuah kekuatan yang menolong.

Aamiin...

-- Mario Teguh
Wednesday, December 7, 2011 0 komentar

Berhasi >< Gagal

Seorang sahabat muda mengirimkan pesan:
Untuk berhasil itu tidak segampang membalikkan telapak tangan, BUTUH WAKTU Om!

Adikku yang baik hatinya, Betul sekali.
Segala sesuatu butuh waktu.
Untuk berhasil, butuh waktu.
Untuk gagal, juga butuh waktu.

Orang yang tidak menggunakan waktunya untuk berhasil, pasti sedang menggunakan waktunya untuk gagal. 

Segala sesuatu ditentukan oleh niatnya, dan engkau hanya mendapat yang kau upayakan.
Jika waktumu tidak untuk kebaikanmu, untuk apa lagi?

-- Mario Teguh
Thursday, October 20, 2011 0 komentar

Telapak Kanan

Untukmu yang sedang gelisah dengan perasaan tak bertenaga, dan tak jelas ingin sedih atau marah, dan tak jelas apa yang sesungguhnya kau inginkan, sini … dekatkanlah dirimu kepadaku …

Lihatlah bagian dalam dari telapak tangan kananmu. Perhatikanlah, telapak itulah yang akan kau gunakan untuk menyambut ucapan selamat dari ribuan orang yang menyalamimu saat engkau menjadi sesuatu di masa depan nanti.

Perhatikanlah lekat-lekat …

Tidakkah kau merasa bahwa telapak tangan itu bukan telapak tangan biasa.

Jika kau bebaskan dia, dan jika kau ijinkan dia memilih yang bisa dipegangnya – dia akan memilih memegang erat hal-hal penting dalam pekerjaan yang baik bagi hati dan kehidupanmu.

Tanganmulah yang sesungguhnya menghubungkanmu dengan kehidupan ini.

Maka janganlah kau paksa dia menyentuh hal-hal yang tak suci dan yang tak pantas bagi kebesaran diri, nama, dan masa depanmu.

Adikku, ingatlah ini …

Engkau bukan jiwa biasa.
Jika tidak, mengapakah engkau gelisah dalam perlakuan orang lain yang belum sepenuhnya menghargaimu?
Mulailah dengan menghormati telapak tanganmu.
Dan biarlah dia menjadi wakil bagi kebaikan hatimu, pelaksana bagi kejernihan pikiranmu, dan pembuka bagi semua pintu kemungkinan baik di masa depanmu.

-- Mario Teguh
0 komentar

Untuk yang Merasa Sendiri Karena Ditinggalkan

Untukmu yang merasa sendiri karena ditinggalkan, dengarlah ini ya?

Sadarilah bahwa untuk beberapa saat engkau akan berlaku agak aneh, yaitu merasa bahwa engkau hanya sendiri di dalam hidup ini, dan bahwa dunia ini kosong dari apa pun yang bisa menggembirakanmu.

Cobalah ingat, betapa cerianya engkau dulu sebelum dia datang dan membuatmu jatuh cinta kepadanya?

Bukankah engkau dulu mampu untuk hidup mandiri dan bebas untuk bergembira di mana pun dan dengan siapa pun?

Apakah dia demikian hebatnya, sampai-sampai engkau berlaku menistakan nikmat Tuhan yang amat sangat luas ini?

Jangan sampai engkau ditanya:

... nikmat Tuhan yang mana lagikah yang kau nistakan?

Jangan sampai engkau tidak mendapatkan yang tidak baik bagimu sekarang, dan membatalkan kepantasanmu untuk mendapatkan belahan jiwa yang sesuai bagimu jika engkau berbaik sikap?

Apakah sesungguhnya engkau sedang menistakan rencana Tuhan bagi jiwa yang lebih baik, karena engkau tak kunjung membijak kehilangan yang tidak baik?

... nikmat Tuhan yang mana lagikah yang kau nistakan?

Sudahlah. Lupakanlah dia.

Dulu engkau berbahagia tidak mengenalnya, dan engkau bisa tetap berbahagia setelah pernah mengenalnya.

Perlakukanlah dia sebagai yang pernah kau cintai, seperti keikhlasanmu menerima semua kehilanganmu selama ini.

Pantaskanlah dirimu bagi belahan jiwa yang lebih baik.

Sesungguhnya,

Keindahan yang kau dapat, sesuai dengan keindahan yang kau upayakan.

-- Mario Teguh
Sunday, October 2, 2011 4 komentar

Quote For Today - 23

Kualitas yang terpenting bukan pada orang yang kau harapkan menjadi belahan jiwamu, tapi padamu yang akan jatuh cinta kepadanya.
Jika engkau tidak membeningkan hati, tidak menjernihkan pikiran, dan tidak mengindahkan perilakumu; engkau akan mudah jatuh cinta kepada pribadi yang akan mengecewakanmu.
Belahan jiwamu hanya seindah jiwamu.
 
-- Mario Teguh
 
;